Pisah Ranjangnya Golkar-Demokrat

Golkar ngambek setelah poin penting proposal koalisinya dengan Demokrat belum disetujui. Keinginan Golkar untuk mengajukan hanya satu nama (JK) sebagai cawapresnya SBY ditolak halus oleh Demokrat dengan meminta lebih dari satu nama. Kontan saja Golkar memutuskan sepihak pembicaraan koalisinya dengan Demokrat.

Golkar rupanya belum belajar dari pengalaman. Bukankah dulu JK tidak diusung oleh Golkar? Bukankah JK dulu dianggap mbalelo oleh Golkar?

Saya berharap bila SBY masih ingin merangkul Golkar, SBY bisa menggandeng Akbar Tanjung sebagai cawapres. Jangan perdulikan Golkar saat ini karena saya yakin bila Akbar Tanjung terpilih sebagai Wakil Presiden, maka Golkar akan mendukung Akbar Tanjung. Bukankah begitu yang dilakukan Golkar pada Pilpres 2004?

Advertisements

Silakan tulis komentar anda di kolom yg disediakan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s