Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM yang dianggap lebih baik dari pada pembatasan penggunaan BBM bersubsidi menuai pro kontra. Di satu sisi, pemerintah menganggap bahwa menaikkan harga BBM bersubdi merupakan sebuah keniscayaan sedangkan di sisi lain ada yang berpendapat bahwa menaikkan harga BBM bersubsidi dianggap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

Dalam forum-forum diskusi yang kita lihat di televisi, misalnya, terlihat jelas betapa dahsyatnya serangan-serangan yang diajukan pihak-pihak yang kontra dengan kenaikan harga BBM bersubsidi. Segala argumen dilontarkan sehingga kelompok kontra ini terlihat paling mengerti dengan persoalan BBM dengan segala detilnya.

Buat saya, bila yang diperdebatkan adalah subsidi BBM, maka argumen-argumen yang dikemukakan oleh kelompok kontra terlihat sangat logis dan demikianlah adanya. Oleh karena itu, sebaiknya pemerintah tetap berpegang pada argumen bahwa subsidi harga BBM adalah salah sasaran. Perdebatan harus digeser dari subsidi BBM menjadi Subsidi BBM untuk sopir kendaraan umum dan para nelayan misalnya. Dengan demikian, ketakutan pemerintah dianggap tidak pro rakyat dapat berkurang.Bila ini dilakukan, tidak ada yang boleh mengatakan bahwa pemerintah tidak pro rakyat miskin.

Maksud saya, jualah BBM dengan harga keekonomian dan berikanlah subsidi untuk membeli BBM kepada para Nelayan yang memerlukan BBM dan para supir kendaraan umum yang melakukan tugasnya. Selain itu siapkan pekerjaan-pekerjaan ringan semisal membersihkan lingkungan yang bisa dibayar dengan uang kompensasi pengganti Bantuan Tunai Langsung seperti selama ini.

Bagaimana mengimplementasikan ide ini memang memerlukan pengkajian lebih mendalam.

 

Advertisements

5 thoughts on “Kenaikan Harga BBM

  1. suka banget sama cara penyampaian di artikel ini, saya juga setuju dgn pendapat2 bapak di artikel ini

  2. saya setuju dengan pendapat bapak. kenaikan harga bbm menang menimbulkan pro dan kontra terutama dikhususkan harus menggunakan bbm bersubsidi. mungkin tidak bermasalah untuk masyarakat kalangan keatas tp bagaimana untuk kalangan menengah kebawah? coba dipikirkan lagi. terima kasih

  3. mmnurut saya sebaiknya untuk kalangan menengah keatas beli bahan bakar pertamax aja dan bahan bakar bersubsidi untuk kalangan yg membutuhkan. biar tujuan ini tercapai, pemberlakuan kartu identitas pun sangat diperlakukan agar tidak ada yg curang

  4. saya setuju dengan bapak. ketika orang orang bilang pemerintah tidak pro pada rakyat, ia tidak menyadari apa yang ia bicarakan. utang negara terus bertambah, hanya untuk mensubsidi bbm kepada rakyat. bukan kah ketika harga naik (tanpa subsidi), masyarakat juga ikut membantu negara? mengapa rakyat tidak pro kepada negara?
    tetapi, memang harus dimaklumi masyarakat indonesia yang kurang mampu. mungkin subsidi bbm harus tepat sasaran kepada nelayan, ojek, angkot, dan lain lain. mungkin dengan cara kartu identitas keterangan membutuhkan subsidi.

    Isyraq Azhar 125118

  5. gaul buanget cara penyampaiannya
    menarik tapiiii ujung-ujungnya belajar rajin hafuwwww…….hohoho~_^

Silakan tulis komentar anda di kolom yg disediakan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s